Kamis, 17 Maret 2011

TANAMAN OBAT HERBAL

      

1.Selama 3 – 4 jam dengan api kecil,  minum setelah dingin. Atau 18 tablet decancerlin (= 60 gram tanaman) diminum sehari 3 x 6tablet. (Saran 3×3 kapsul per hari, minum banyak air)
2. Infeksi saluran nafas (Batuk, radang paru,radang amandel (tonsilitis), serak, bronchitis) Tanaman lengkap 30 gram, direbus, minum. (Saran 3×3 kapsul per hari, minum banyak air)
3. Jari tangan bengkak. Dilumatkan, tempel ke tempat yang sakit.
4. Tulang patah ( juga fraktur dan rematik). Tanaman 15 – 30 gram kering direbus, minum. Untukobat luardilumatkan danditempelkan ketempat yang patah, bila patahnya tertutup dan posisi tulang baik.
5. Hepatitis, cholecytitis, cirrhosis (pengecilan hati), perut  busung (ascites), infeksi akutsaluran kencing. Rebus tanaman kering 15 – 30 gram selama 3 – 4 jam, minum. (Saran3×2 kapsul per hari, minum banyak air).



  



Dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sbb :
1. Influenza. Tanaman 9 – 15 gram direbus,minum. Penetral racun untuk influenza, 3 pohon dipotong 5 cm, rebus di dalam 4 gelas air, sisakan 2 gelas, saring, minum.
2. Sakit tenggorok. Tanaman9 – 15 gram direbus, minum.
3. Batuk rejan (pertusis). Tanaman 9 – 15 gram direbus, minum.
4. Bronchitis. Tanaman 9 – 15 gram direbus, minum.
5. Gondongan (parotitis). Tanaman 9 – 15 gr direbus,minum.
6. Pembengkakan buah pelir (Orchitis). Tanaman 9-15 g rebus,minum.
7. Bisul. Daun ciplukan 1/2 genggam dicuci, digiling halus, diturapkan pada bisul dan sekelilingnya, lalu dibalut. Diganti 2 kali sehari.
8. Borok. Daun ciplukan 1/3 genggam dicuci, digiling halus, ditambah air kapur sirih secukupnya untuk menurap borok. Diganti 2 x sehari.
9. Kencing manis (diabetes mellitus). Tanaman direbus dengan 3 gelas air jadi 1 gelas, saring, minum.
10. Sakit paru-paru. Tanaman ciplukan lengkap direbus dengan 3 – 5 gelas air mendidih, saring, minum airnya 3 kali sehari 1 cangkir.
11. Ayan. Buah ciplukan 8 – 10 butir dimakan setiap hari.
12. Pembengkakan prostat (pengalaman). Tanaman 9-15g rebus,minum.



Rebusan daun ini berkhasiat melancarkan keluarnya lender pada saluran pernafasan. Jika dijus dengan campuran madu, sangat cocok untuk menambah tenaga, sebagai expectorant., mengobati asma, batuk kronis, bronkitis, sakit perut, perut kembung dan rematik.
Uap dari gerusan daun  jika dihirup dan ditangas, mampu meringankan penderita penyakit saluran pernafasan dan mengeluaran racun tubuh. Gangguan pada telinga, biasanya juga digunakan daun  yang sudah menjadi bubuk dan dicampur air. Lalu teteskan ke liang telinga. Baik pula untuk ditapalkan pada kulit yang mengalami benturan, tapal empat kali sehari.
Orang Simalungun mempercayai tradisi, mengkonsumsi daun ini selama 1 bulan setelah melahirkan bisa meningkatkan produksi air susu ibu. Kepercayaan dan tradisi ini telah berlangsung sejak ratusan tahun lalu dan hingga kini masih dipraktikkan.





Sudah secara turun temurun, Masyarakat Simalungun menggunakan Sibaguri sebagai Partambaran. Hanya saja, dipantangkan bagi ibu hamil untuk mengkonsumsinya. Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya, yaitu:
1.  Perut mulas : Akar dan jahe dikunyah dan ditelan airnya.
2.  Rheumatik : Seluruh tumbuhan termasuk akar sebanyak 60 gr kering, direbus dan diminum.
3.  Asam urat tinggi : Lima batang akar, cuci, potong kecil dan rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih, tuang ke gelas berikut akar dan tutup semalaman, esoknya diminum sebelum sarapan. rebus sekali lagi untuk sorenya.
4.  Cacing Kremi : Daun 1/5 genggam dicuci dan digiling halus, tambah 3/4 cangkir air matang dan sedikit garam, peras dan minum 2x sehari.
5.  Sakit gigi : Akar dikunyah.
6.  Sengatan lebah : Bunga dilumatkan dan tempel.
7.  Asma : Akar 60 gr ditambah 30 gr gula pasir aren, rebus dan airnya diminum.

RAMUAN DAN TAKARAN
Cacing Keremi
Ramuan: Daun Sibaguri 9 helai, Bunga Sibaguri 3 kuntum, Air 110 ml. Cara pemakaian:
Diminum 2 kali sehari, tiap kali minum 100 ml. Lama pengobatan: Diulang selama 4 hari.

Disentri
Ramuan: Herba Sibaguri 5 gram, Herba daun Sendok 4 gram, Air 110 ml. Cara pemakaian:
Diminum 1 kali sehari 100 ml. Lama pengobatan: Diulang selama 14 hari.

Disengat Lebah
Gosokkan bunga Sibaguri pada tempat yang disengat.

Kalimumur dan Kurap
Ramuan: Daun Sibaguri 1 sendok makan, Minyak Kelapa 100 ml. Cara pembuatan:
Dididihkan sebentar. Cara pemakaian: Digosokkan pada kulit kepala.

Tumbuhan ini untuk  Obat kanker.
Cara Pengobatannya: Daun 3 lembar, berikut batangnya, direbus dengan 5 gelas air hingga menjadi 1-2 gelas dengan api kecil. Rebusan diminum beberapa kali hingga habis dalam sehari.
Tanaman ini beracun. Hingga tidak disarankan untuk mengkonsumsi sendiri tanpa petunjuk langsung dari tabib yang menguasai.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar